Senin, 14 Februari 2011

1001 Kisah Keajaiban Cinta

Banyak orang yang muali tidak percaya bila romantisme dan cinta dapat bertahan dalam jangka waku yang lama. Menurut sebagian orang, perasaan cinta itu akan berubah menjadi rutinitas atau kebiasaan setelah beberapa waktu berlalu. Tapi menurut sebagaian yang lain, mereka tetap yakin bila cinta sejati itu ada, dan bisa bertahan selama-lamanya. Ingin bukti??? 
Selami kisah keajaiban cinta berikut ini: 

1. Liu Guojiang & Xu Guojiang 

Memahat 6000 Tangga Bagi Isteri Tercinta


Kisah ini terjadi di China yang mengisahkan seorang laki-laki dan seorang wanita yang usianya lebih tua, yang melarikan diri untuk hidup bersama dan saling mengasihi dalam kedamaian selama setengah abad. Laki-laki China berusia 70 tahun ini telah memahat 6.000 anak tangga dengan tangannya (hand carved) untuk isterinya yang berusia 80 tahun, meninggal dunia di dalam goa yang selama 50 tahun terakhir menjadi tempat tinggalnya.
50 tahun yang lalu, laki-laki yang bernama Liu Guojiang, saat itu masih pemuda berusia 19 tahun, jatuh cinta pada seorang janda 29 tahun yang bernama Xu Chaoqin.

Kisah Cinta1
Seperti pada kisah Romeo dan Juliet karangan Shakespeare, teman-teman dan kerabat merekapun mencela hubungan mereka karena perbedaan usia di antara mereka serta kenyataan bahwa Xu sudah punya beberapa anak.

Kisah Cinta2

Pada waktu itu masih belum bisa diterima dan dianggap tidak bermoral bila seorang pemuda mencintai wanita yang lebih tua. Untuk menghindari gosip murahan dan celaan dari lingkungannya, pasangan ini memutuskan untuk melarikan diri dan tinggal di sebuah goa di Desa Jiangjin, di sebelah selatan Chong Qing.
Di awal kehidupan mereka, keadaan mereka sangat menyedihkan karena tidak memiliki apa-apa. Tidak ada listrik atau pun makanan. Mereka harus makan rumput-rumputan dan akar-akaran yang mereka temukan di gunung itu. Dan Liu membuat sebuah lampu minyak tanah untuk menerangi hidup mereka. Xu yang selalu merasa bahwa ia telah mengikat Liu dan berulang-kali bertanya: "Apakah kau menyesal?" Liu selalu menjawab : "Selama kita rajin, kehidupan ini akan menjadi lebih baik".
Setelah 2 tahun mereka tinggal di gunung itu, Liu mulai memahat anak-anak tangga agar isterimya dapat turun gunung dengan mudah. Dan ini berlangsung terus selama 50 tahun.
Setengah abad kemudian, di tahun 2001, sekelompok pengembara (adventurers) melakukan explorasi ke hutan itu. Mereka terheran-heran menemukan pasangan usia lanjut itu dan juga 6.000 anak tangga yang telah dibuat Liu.  Liu Ming Sheng, satu dari 7 orang anak mereka mengatakan, "Orang tuaku sangat saling mengasihi, mereka hidup menyendiri selama lebih dari 50 tahun dan tak pernah berpisah sehari pun. Selama itu ayah telah memahat 6.000 anak tangga itu untuk menyukakan hati ibuku, walau pun ia tidak terlalu sering turun gunung."

Kisah Cinta7 image
Pasangan ini hidup dalam damai selama lebih dari 50 tahun. Suatu hari Liu yang sudah berusia 72 tahun pingsan ketika pulang dari ladangnya. Xu duduk dan berdoa bersama suaminya sampai Liu akhirnya meninggal dalam pelukannya. Karena sangat mencintai isterinya, genggaman Liu sangat sukar dilepaskan dari tangan Xu, isterinya.

"Kau telah berjanji akan menjagaku dan akan terus bersamaku sampai aku meninggal, sekarang kau telah mendahuluiku, bagaimana akan dapat hidup tanpamu?"

Pada tahun 2006 kisah ini menjadi salah satu dari 10 kisah cinta yang terkenal di China, yang dikumpulkan oleh majalah Chinese Women Weekly. Pemerintah China telah memutuskan untuk melestarikan "anak tangga cinta" itu, dan tempat kediaman mereka telah dijadikan museum agar kisah cinta ini dapat hidup terus.
kisah Cinta6


2. Tetap Menikahi Jenazah kekasihnya
     Zhuang Huagui & Hu Zhao'e

Di cina ada kisah yang sangat mengharukan nih. Mungkin bisa dibilang cinta sejati. Zhuang Huagui (26 tahun) berencana menikah pada tanggal 4 Februari 2010, tapi tanggal 28 Januari 2010, calon istrinya Hu Zhao’e meninggal karena ditusuk oleh perampok rumahnya. Akhirnya pria ini memutuskan untuk tetap mengadakan upacara pernikahan, lalu dilanjutkan dengan upacar penguburan Hu Zhao’e, istrinya.

Zhuang memegang erat tangan mendiang istrinya


mobil-mobil yang berbaris menghadiri upacara pernikahan sekaligus pemakaman Hu Zhao'e

Zhuang membersihkan peti mati kristal tempat istrinya terbaring. Ia tak pernah menyangka calon istrinya harus pergi meninggalkannya secepat ini.
Zhuang memegang foto istrinya sambil menyambut orang-orang yang menghadiri upacara itu. Ia mengundang seluruh keluarga dari kedua pihak.

Pengantin baru terbujur kaku didalam peti mati, ia mengenakan gaun pengantin yang sudah dipersiapkan sejak lama.

Zhuang sedang mengganti baju pengantinnya dengan baju untuk pemakaman istrinya.
Setelah upacara pernikahan selesai, ia segera menyiapkan upacara pemakaman istrinya.

Foto pernikahan yang sangat mengharukan... 

3. Cinta Tulus Tanpa Melihat Fisik
    Dave & Rose Siggins 
Kalo udah cinta ya udah cinta aja.
Cerita tentang Wanita cacat ini sebenarnya sudah lama tersiarkan dan kalau tidak salah pernah Masuk dalam acara Ripleys.




Wanita ini tidak memiliki kaki sama sekali, Kakinya diamputasi sejak umur 2 tahun, mulai dari pangkal Paha hingga ujung Jari kakinya tidak ada sama sekali, dia bisa menjalani hidupnya itu dengan tabah (tangguh bnget nih ibu) meskipun dia tidak bisa jalan dengan kaki, tapi dia menyerah dan menggunakan Skate board sebagai kakinya yang didorong dengan tangannya agar bisa berjalan. Tapi ternyata kehebatannya dalam menjalani hidupnya itu mampu dikalahkan oleh Seorang Pria yang Jauh lebih Tangguh karena cintanya Pada wanita itu meskipun dia memiliki tampang yang cukup tampan dan keadaan fisik yang normal, bahkan bisa dibilang sempurna, pria itu adalah Suaminya sendiri, mereka dikaruniai 2 orang anak, dan keduanya dalam keadaan fisik normal.







Terus terang saya ngga tau nama nama mereka dalam keluarga ini, dan waktu saya nyari nyari nama mereka saya justru nemuin kisah lain yang hampir sama, seperti seorang wanita muda yang lahir tanpa kaki dan tanpa tangan disebuah desa kecil, ada juga seorang pendaki gunung tanpa kaki, dan sebagainya.


masih mampu memandikan bayinya

Ternyata banyak orang lain yang bahkan mengalami hal yang lebih buruk dari wanita ini, mungkin karena dia memahami tentang hal itu dan mampu bersyukur maka dia mampu jalanin hidupnya dengan keadaan cacat. 
 Sumber :http://www.gudangrusak.com/2010/03/cinta-ngga-butuh-kesempurnaan-fisik.html

1 komentar:

  1. Cinta kadang membuat kita salah menafsirkan antara keberanian dan kenekatan.
    Cinta membuat kita senang, sedih,marah,jengkel. Cinta itu tulus.Jaga pasangan kita dengan penuh kasih sayang.

    BalasHapus